Regional

Bocah Ini Dapat Bantuan Warganet Viral Jualan Kangkung Tanpa Gunakan Alas Kaki

Cerita bocah penjual kangkung yang berjualan tanpa menggunakan alas kali viral di media sosial. Cerita tersebut terekam dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @rulmawl pada Kamis (21/1/2021) lalu. Setelah menjadi viral hingga ditonton lebih dari 1 juta kali, banyak warganet yang meminta dibuatkan donasi untuk membantu bocah tersebut.

Akhirnya, pengunggah bernama Ruli Maulida pun membuka donasi untuk diberikan kepada bocah bernama Asep itu. Tak lama setelah membuka donasi, uang pun telah terkumpul kurang lebih sekitar Rp 500 ribu. Dari uang tersebut, Ruli membelikan alas kaki, topi hingga masker untuk Asep.

Kemudian, perempuan berusia 19 tahun ini langsung mencari keberadaan Asep untuk memberikan donasi. Sempat kesulitan mencari selama beberapa hari, akhirnya pada Minggu (24/1/2021), Ruli menemukannya. Awalnya, ia memborong semua dagangan Asep lalu memberikan alas kaki, topi hingga masker.

Tak lupa, ia pun memberikan amplop sumbangan donasi dari para warganet untuk Asep. Kala mengetahui mendapat banyak bantuan, Ruli menyebut Asep sempat terlihat seperti menangis. "Iya adeknya sempet kaya nangis mungkin senang karena dagangannya semua dibeli tanpa disisakan sedikit pun," kata Ruli.

Kini, setelah pertemuan tersebut, perempuan yang tinggal di Garut ini masih kesulitan mencari keberadaan Asep. Padahal, ada sejumlah donasi tambahan sekitar Rp 400 ribu dari warganet yang belum diberikan. "Sisa donasi sekarang tinggal Rp 400 ribu lagi. Kebetulan Rp 400 ribu ini adalah uang yang baru saja donatur kirim ke rekening saya setelah tanggal 24 Januari," ujarnya.

Ia pun belum tahu bagaimana kondisi Asep setelah diberi donasi dari warganet. Namun, setiap hari, Ruli masih mencari Asep untuk memberikan donasi tambahan lagi. "Untuk kondisinya sekarang belum tahu, soalnya sejak saya dan saudara memberikan amanah donasi dari para donatur, sampai sekarang belum bertemu lagi dengan adek itu."

"Tapi setiap hari saya dan saudara tetep cari adek ini untuk diberi donasi lagi," pungkasnya. Sebelumnya diberitakan, video seorang bocah penjual sayur yang berjualan tanpa menggunakan alas kaki viral di media sosial. Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun TikTok @rulmawl pada Kamis (21/1/2021) lalu.

Dalam videonya, terlihat seorang bocah memanggul tumpukan kangkung tanpa memakai alas kaki. Ia mengenakan kaus oblong berwarna cokelat dan celana pendek berwarna hitam dengan tas kecil menempel di tubuhnya. Dalam videonya, akun @rulmawl meminta agar para warganet yang tinggal di Garut ikut membeli dagangan bocah tersebut.

Ia menuliskan, bocah tersebut berjualan dengan berjalan kaki setiap hari. "Plis kalian kalau ketemu adek ini dibeli yaa jualannya. Dia tiap hari jalan kaki buat jualan kangkung.

Kadang suka malu kalo liat semangatnya adek ini," tulis akun @rulmawl dalam videonya. Selain itu, ia juga menceritakan bocah tersebut berjualan kangkung dari pagi hingga malam. "Ohiya dia mulai jualan dari pagi kadang nyampe malem.

Kadang dia istirahat di deket cafe aku kerja," ujarnya lagi. Sontak, sosok bocah yang berjualan kangkung tanpa alas kaki ini pun viral di media sosial. Hingga Kamis (28/1/2021), video tersebut telah ditonton sebanyak 1,4 juta kali.

Video tersebut juga disukai lebih dari 162 ribu kali dan mendapat lebih dari 4.700 komentar dari warganet di jagat TikTok. Banyak dari warganet yang ikut iba menyaksikan bocah tersebut berjualan. Ada juga yang mendoakan agar sang bocah kelak menjadi orang sukses.

"Wajib diviralkan, karena ini manusia hebat. Jarang dilakukan anak muda sekarang. Buka donasi, buru buat beliin dia gerobak, kasihan," kata akun @prabuammukmarugul. "Ya Allah, dia nggak pakai sandal, kakinya kepanasan. Mudahkanlah rezekinya, semoga berkah ," ujar akun @ningaanbandowati. "Pernah lihat dia di deket toserba Yogya, sekitar jalan Ahmad Yani, Ciwalen Garut," tulis @calmgurll.

"5 tahun kemudian kamu pasti jadi orang sukses. Amiinnn," tulis akun @muhammadhanif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top